Baju Adat Indonesia Dari Sabang Sampai Merauke

Pakaian Adat Indonesia – Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) adalah negara yang terdiri dari lebih 17.500 pulau, terbentang dari Aceh hingga Papua.

Secara geografis, letak negara kita ini sangat strategis, berada diantara 2 benua besar, yaitu Asia dan Australia, dan juga terletak di antara 2 samudra terbesar, yaitu samudra Hindia dan samudra Pasifik.

Negara yang dilintasi oleh garis khatulistiwa ini juga memiliki berbagai macam agama, suku, adat, budaya dan tradisi masing masing.

Faktor tersebut membuat negeri ini memiliki banyak pakaian adat sesuai dengan wilayah dan tempatnya masing-masing.

Hanya saja, untuk jaman milenial saat ini, banyak orang yang sudah mulai melupakan budaya dari setiap daerah yang ada di Indonesia. Untuk itu, supaya nilai kebudayaan ini tidak hilang terguras arus globalisasi, kita lah yang berperan sebagai penerus bangsa harus tetap melestarikan setiap budaya dan adat setiap daerahnya masing masing.

Sebagai upaya kami melestarikan budaya Indonesia, berikut kami paparkan pakaian atau baju adat yang ada di Indoensia. Semoga bisa menginspirasi kaula muda juga, untuk terus menceritakan dan melestarikan pakaian adat Indonesia.

Pakaian Adat Nangroe Aceh Darussalaam

pakaian adat indonesia
photo/instagram/muzammil

Pakaian adat Indonesia yang pertama yang akan kita bahas adalah pakaian adat dari kota serambi Mekkah, yaps, Aceh. Nama dari baju adat Aceh ini ialah Ulee Balang, biasanya jika digunakan untuk laki laki disebut baju Linto Baro dan untuk wanitanya disebut baju Daro Baro.

Linto baro awalnya hanya diperuntukkan untuk para sultan Aceh serta para pemimpin kerajaan yang menguasai berbagai macam wilayah di daerah sekitaran Aceh seperti Siak, Samudra Pasai,dll.

Linto baro terdiri dari baju atasan yang bernama baju meukasah, bawahan celana bernama siluweu, sarungnya disebut ijo krong, serta senjata tradisional berupa sebilah rancong atau siwah dan terakhir adalah tutup kepala yang bernama meukeutop.

Sedangkan untuk Daro baro memiliki warna yang lebih cerah dari lanto baro, warna yang digunakan biasanya merah, hijau, kuning atau ungu. Untuk atasannya bernama baju kurung, bawahannya celana cekak musang dan penutup kepala atau kerudung.

Saat ini kedua pakaian adat Aceh ini lebih sering digunakan untuk pakaian pernikahan, sesuai tradisi Aceh yang menjunjung syariat Islam. Seperti yang dilakukan oleh Muzammil Hasballah dengan

Pakaian Adat Sumatera Utara

pakaian adat indonesia
fitinline

Provinsi Sumatera Utara terdiri dari masyarakat/ penduduk heterogen, Beragam suku campur diwilayah tersebut seperti, suku Melayu, suku Batak, suku Nias, suku Karo, dst. Namun diantara semua suku yang ada, suku batak lah yang sangat mendominasi maka tak heran jika pakaian adat disini menggunakan kain Ulos.

Kain ulos berasal dari kain tenun yang dibuat secara manual (hand made) dari benang sutra halus berwara merah, putih dan hitam, dengan hiasan motif tertentu menggunakan benang berwarna perah atau emas.

Kain ulos pun punya beberapa versi dan motif seperti Ulos Bintang Maratur, Ulos Mangiring, Ulos Pinuncaan, Ulos Antakantak, Ulos Padang Ursa, Ulos Pinan Lobu-lobu, Ulos Bolean, dan masih banyak yang lainnya.

Setiap motif yang ada memiliki filosifi sendiri-sendiri dan juga fungsi yang bermacam-macam.

pakaian adat indonesia
tobadetour-kain ulos

Pakaian Adat Sumatera Barat

baju adat indonesia
kaskus

Pakaian adat Indonesia yang selanjutnya ialah pakaian adat dari Sumatera Barat (SUMBAR) yang bernama baju adat Bundo Kandung. Mengapa dinamakan demikian? Karena suku asli Sumbar yaitu suku Minangkabau sangat menjunjung tinggi seorang bundo (ibu).

Ditambah lagi dengan cerita/ dongeng khas Sumatera Barat yang sudah tidak asing lagi diteling kita, yaitu kisah malin kundang.

Bahkan semua pernak pernik yang ada dalam baju adat ini sangat berkaitan erat dengan peranan seorang ibu/ bundo.

Berikut adalah rincian dari pakaian adat untuk wanita:

  • Penutup kepala yang diberi nama Tingkuluk atau Tengkuluk. Bentuknya mengikuti bentuk atap rumah gadang atau kepala kerbo.
  • Untuk pakaiannya bernama Baju Batabue, baju ini juga disebut dengan nama baju bertabur. Corak baju ini terdiri dari 4 warna, yaitu biru, hitam, merah, dan kuning. Baju batabue diberikan hiasan berupa pernak pernik benang emas, yang menggambarkan kekayaan alam SumBar.
  • Aksesoris selanjutnya ada pada bahian leher dan lengan. Biasanya disebut dengan nama minsie, aksesoris tersebut melambangkan para wanita suku minang wajib taat kepada adat istiadat.
  • Selanjutnya adalah sarung atau biasa disebut lambak, fungsinya untuk menutupi bagian wanita.
  • Selendang atau selempang yang terbuat dari kain songket. Selendang ditaro dipundak dan menandakan sifat kasih sayang kepada anak cucu.
  • Dukuah atau aksesoris khusus wanita seperti gelang, kalung, cincin, dll.

Sedangkan untuk kaum pria, baju adat ini terdiri dari:

  • Penutup kepala bernama deta atau destar. Terbuat dari kain berwarna hitam lalu dililitkan di kepala menyerupai sorban. Hal tersebut menandakan para tetua adat.
  • Untuk pakaiannya berasal dari kain beludru yang bernama baju penghulu. Warnanya pun hitam yang bisa diartikan kepemimpinan.
  • Untuk bagian bawahannya bernama sarawa, sarawa ini merupakan celana khas minang yang juga warnanya hitam, celana tersebut memiliki ciri khas yaitu ukurannya lebih besar pada bagian paha dan betis. Hal tersebut melambangkan para pimpinan adat harus memiliki jiwa yang besar ketika mengambil keputusan.
  • Ikat pinggang suku minang bernama cawek, berfungsi untuk menguatkan celana sarawa. Berarti pemimpin harus kuat dan merangkul sesama masyarakat suku.
  • Selendang berwarna merah yang disebut sasamping. Selendang ini bermotif benang warna warni dan diletakkan dibahu.
  • Aksesoris untuk pria berupa keris dan tongkat, keris diletakan di pinggang dan tongkat atau tungkek berguna untuk menunjukkan jalan.

Baju Adat Riau

baju adat indonesia
adatindonesia

Pakaian adat Indonesia berikutnya berasal dari Riau, nama baju adat Riau ialah pakaian adat melayu Riau. Untuk baju resmi pria dinamakan baju kurung cekak musang, bersama dengan songkok dan kain sarung.

Sedangkan untuk kaum wanita bernama kebaya laboh, pakaian tersebut terbuat dari kain tenun khas masyarakat Riau.

Ada pula pakaian lainnya yang disesuaikan dengan fase usia (anak-anak, dewasa dan orang tua). Biasanya baju tersebut dikenal dengan nama pakaian keseharian.

Pakaian Adat Kepulauan Riau

pakaian adat Indonesia
blog/adattradisional

Karena merupakan provinsi yang strategis untuk jalur perdagangan membuat Kepulauan Riau memiliki multi kultural, mulai dari budaya melayu yang merupakan budaya lokal, serta budaya lainnya seperti arab, china, lalu eropa.

Pakaian adat kepulauan Riau sendiri ada 2 yaitu teluk belangga dan kebaya labuh. Kebaya labuh merupakan baju adat wanita yang biasanya dipadukan dengan bawahan kain batik lalu diikatkan dipinggang.

Sebagaimana umumnya wanita, pakaian ini juga dilengkapi dengan aksesoris khusu wanita.

Sedangkan teluk belangga ialah pakaian untuk kaum adam. Warnanya biasanya gelap seperti abu-abu, coklat atau hitam. Serta bagian bawannya biasanya serupa dengan warna atasannya, ada juga kain sarung yang digunakan untuk menutupi bagian lutut.

Aksesoris yang digunakan kaum adam bernama tanjak, biasanya berupa songkok/ peci atau bisa juga dari kain songket yang dibuat mirip peci.

Baju Adat Bangka Belitung

pakaian adat Indonesia

Baju adat Indonesia lainnya berasal dari Bangka Belitung. Provinsi yang satu ini terkenal karena sebuah film yang sangat menginspirasi anak-anak muda bernama Laskar Pelangi. Selain itu pulau ini juga memiliki karakteristik yang hampir sama dengan Kepulauan Riau.

Pakaian adat Bangka Belitung bernama baju seting dan kain cual. Biasanya pakaian tersebut digunakan saat pesta pernikahan. Baju seting biasanya berwarna merah yang berarti kekuatan dan keperkasaan, terbuat dari kain sutra atau kain bludru.

Baju tersebut berukuran dibawah lutut dan diatas mata kaki, serta dipadukan dengan kain cual. Kain cual adalah kain asli Bangka Belitung, dibuat dengan cara ditenun ikat, serta ada 2 motif yaitu jande bekecak dan penganten bekecak.

Pakaian Adat Jambi

pakaian adat Indonesia

Hampir sama dengan pakaian adat Riau, pakaian adat Jambi juga bernama Melayu Jambi, untuk kaum laki laki pakaian atasan menggunakan baju kurung tanggung yang berarti ukuran lengannya tanggung, terbuat dari bahan kain beludru.

Filosofinya pria Jambi harus tangguh dan gesit dalam menghadapi suatu masalah. Untuk hiasannya menggunakan sulaman benang berwarna emas dengan desain motif kembang melati ditengahnya.

Sedangkan untuk bawahannya menggunakan cangge atau celana umum yang biasa digunakan sehari-hari dan dari bahan beludru juga, hiasan lainnya ialah sarung yang diikatkan dipinggul, serta aksesoris seperti keris, selendang, penutup dada, gelang kilat, dan selop untuk alas kaki.

Dan untuk kaum wanitanya hampir sama seperti kaum prianya, perbedaannya hanya pada mahkota yang dikenakan para wanita serta selendang dari tenunan benang sutra halus.

Baju Adat Bengkulu

pakaian adat Indonesia

Pakaian adat indonesia selanjutnya ialah pakaian adat Bengkulu. Wilayah yang memiliki banyak suku seperti Pekal, Rejang, Lembak dan Serawai ini aslinya termasuk kedalam suku Melayu, karenanya adatnya pun hampir sama dengan suku Melayu pada umumnya.

Hanya saja ada kain khas yang bernama Kain Kaganga dan kain Besurek. Kain tersebut bermotifkan kaligrafi huruf huruf arab, bisa dari potongan ayat Al Quran, dan sebagainya. Untuk benangnya pun tidak sembarangan, biasanya menggunakan benang khusus dalam membuatnya.

Hal tersebut membuat kain itu menjadi sangat sakral untuk digunakan, biasanya masyarakat Bengkulu menggunakannya untuk proses pernikahan dan acara sakral lainnya.

Pakaian Adat Lampung

pakaian adat Indonesia

Sebenarnya tidak ada nama tersendiri dari pakaian adat lampung ini, hanya saja untuk laki laki pakaiannya cukup sederhan, hanya setelan hitam putih atau putih putih, seta tambahan sarung khas lampung yaitu sarung tumpal, sesapuran yang digunakan diluar sarung dan juga selendang bujur sangkar.

Adapun aksesoris yang ada untuk kaum laki laki Lampung ialah, kalung, kopiah, ikat pinggang, perhiasan dada dan perhiasan lengan tangan.

Sedangkan untuk kaum wanitanya hampir sama dengan kaum lelaki hanya saja ada aksesoris khusus yaitu bebe, katu tapis dewa sano, dan selappai.

Pakaian Adat Palembang

pakaian adat Indonesia

Pakaian adat Indonesia berikutnya yaitu pakaian adat Palembang, kota yang terkenal dengan pempeknya ini juga memiliki pakaian adat yang cukup unik. Ada 2 model pakaian adat yaitu Aesan Pasangko serta Aesan Geda.

Aesan pasangko memiliki filosofi tentang keanggunan dan untuk aesan geda berarti keagungan, hati-hati salah baca.

Ke 2 pakaian adat ini pada jaman dulu digunakan oleh para raja raja dan penguasa setiap wilayah yang ada di Palembang.

 

Pakaian adat selanjutnya silahkan klik link berikut ini

Seseorang yang mencoba menjadi bermanfaat untuk sesama 🙂

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: