Jenis dan Manfaat Jahe untuk Kesehatan Tubuh

Manfaat Jahe – Siapa yang tak tau dengan tanaman yang satu ini? Dibalik rasanya yang “pedas pedas sadapp”, terdapat banyak sekali khasiat dan manfaat yang ada didalamnya. Salah satu manfaat jahe adalah untuk menghangatkan dan mengembalikan stamina tubuh kita.

Jahe yang dalam bahasa Latin disebut dengan nama Zingiber Officinale, dalam bahasa Inggris Ginger, berasal dari dataran Asia, kemudian menyebar keberbagai penjuru dunia karena manfaatnya untuk kesehatan tubuh.

Jahe merupakan jenis tanaman yang buahnya berada dibawah tanah, sama seperti singkong, kentang, wortel, kunyit dan umbi umbian lainnya, serta masuk kedalam suku temu-temuan (Zingiberaceae). Tanaman ini memiliki tinggi sekitar 25-50 cm.

Pada saat musim penghujan (cuaca dingin) atau daerah yang memiliki cuaca dingin, tumbuhan ini menjadi konsumsi sehari hari karena senyawa zingeron yang memberikan rasa pedas pada tanaman tersebut. Sehingga berefek untuk menghangatkan tubuh dari hawa dingin.

Buat kalian yang suka pergi ke puncak atau pegunungan, pasti sedia minuman yang memiliki bahan jahe didalamnya, yakan? Entah itu wedang jahe, susu jahe, dan sebagainya.

Masyarakat di Asia sudah mengkonsumsi jahe sejak ribuan tahun lalu (±3000 SM). Semua itu berkat khasiatnya untuk mengobati berbagai macam penyakit, seperti batuk, saluran pernapasan, dan lain lain.

Nanti akan kita ulas dibawah Manfaat Jahe tersebut.

Disini tanaman jahe tumbuh subur serta menjadi bahan rempah rempah utama untuk olahan makanan dan minuman. Jahe juga menjadi tanaman yang populer di dataran Eropa, karena sifat pedas tadi, dan cocok untuk dikonsumsi di musim dingin (winter).

Jahe menjadi komoditas perdagangan yang sangat menjanjikan untuk wilayah yang memiliki iklim tropis seperti Indonesia.

Kandungan Gizi Jahe

Jahe memiliki berbagai nutrisi, gizi, mineral serta senyawa lainnya yang bermanfaat bagi kesehatan. Untuk lebih jelasnya silahkan lihat tabel dibawah ini.

manfaat jahe
Slideplayer.info

Jenis-jenis Jahe

jenis dan manfaat jahe
Instagram.com

Sama seperti tanaman lainnya, jahe juga memiliki berbagai macam jenis dan setiap jenisnya memiliki karakteristik masing masing. Diantara banyaknya jenis jahe yang ada, kita akan ulas beberapa jenis saja yang populer di Indonesia. Karena ada banyak jenis yang hanya khusus dijual didaerahnya masing masing, bisa karena faktor jumlahnya yang sedikit atau faktor iklimnya.

Berikut jenis jenis jahe yang populer dan banyak disukai oleh masyarakat Indonesia.!

1. Jahe Merah

jenis dan manfaat jahe
Instagram.com

Jenis jahe yang popular dan banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia adalah Jahe merah. Tanaman yang satu ini memiliki rasa yang paling pedas dibandingkan dengan jenis jahe yang lainnya, karena memiliki kadar minyak asteri (istilah lainnya minyak esensial atau aromatik) sebanyak 4% sampai 9% dari berat kering.

Kadar minyaknya ditentukan dari usia jahe merah tersebut, semakin tua usia jahe merah, semakin banyak juga kandungan minyak atsiri yang terdapat didalamnya. Oleh sebab itu tanaman ini sering dipakai untuk bahan utama pembuatan obat dan minyak jahe oleh para produsen.

Selain menjadi jahe yang popular di kalangan masyarakat Indonesia, ternyata jahe ini memiliki harga yang cukup tinggi dibandingkan jenis jahe lainnya, harga tersebut bergantung dari kualitas yang didapatkan.

Sifatnya yang musiman sehingga dalam 1 tahun panenya tidak bisa banyak, tergantung oleh iklim atau cuacanya.  Permintaan jahe merah berkualitas dipasar cukup tinggi, sehingga hal inilah yang membuat harganya lebih tinggi.

Mungkin bagi kamu yang ingin berbudidaya jahe merah tidak ada salahnya, karena jika di olah dengan metode yang baik dan benar dijamin kamu akan untung berlimpah setiap musim panen tiba.

Harga minimum per kilo nya yang dipatok setiap panen dipastikan dapat menutupi modal yang telah dikeluarkan, bayangkan jika setiap panen kamu bisa menghasilkan puluhan hingga ratusan kilogram, pasti banyak pundi pundi uang yang bisa kamu hasilkan.

Tapi buat kamu yang memiliki penyakit maag kronis disarankan untuk tidak mengkonsumsi jenis jahe yang satu ini. Karena sifat pedasnya yang keras berbahaya untuk kesehatan lambung kamu.

2. Jahe Emprit

jenis dan manfaat jahe
Instagram.com

Jenis jahe ini merupakan jenis jahe yang paling sering kita temui di pasar-pasar. Bagian dagingnya memiliki warna putih bersih, dan memiliki bentuk yang emprit alias kecil dibandingkan jahe yang lainnya.

Biasanya aroma jahe ini tidak terlalu menyengat tapi tetap memiliki rasa yang cukup pedas. Kandungan minyak astirinya sekitar 2% sampai 7% dari berat kering. Jahe ini kerap digunakan untuk penyedap makanan dan juga jamu jamuan.

3. Jahe Gajah

jenis dan manfaat jahe
Instagram.com

Sesuai dengan namanya yaitu jahe gajah, jenis jahe ini berukuran lebih besar dari jenis jahe lainnya. Bagian dagingnya memiliki warna putih kekuningan, biasa juga dikenal dengan nama jahe kuning dikalangan masyarakat kita.

Rasanya tidak sepedas jahe merah atau emprit sehingga jenis jahe ini cocok untuk bahan pembuatan permen jahe atau minuman (wedang) jahe, karena sifat dagingnya yang tebal, tapi biasa juga digunakan untuk rempah pada masakan.

Manfaat Jahe Untuk Kesehatan

Berikut akan kami ulas berbagaimacam manfaat Jahe untuk kesehatan atau penyembuhan berbagai penyakit yang biasa dialami masyarakat kita.

1. Masalah Pencernaan

Manfaat jamur yang pertama adalah berbagai masalah pencernaan dapat diatasi oleh si mungil ini, mulai dari dispepsia, kolik dan lain sebagainya. Jahe juga mampu mengatasi masalah gas berlebih didalam perut. Kandungan senyawa phenolic yang ada didalamnya berfungsi untuk melancarkan air liur, menangani kontraksi dan meredakan iritasi didalam pencernaan.

Untuk mengobati pencernaan jahe sudah dipercaya sejak dahulu kala untuk menangani hal tersebut, jadi untuk kalian yang memiliki masalah pencernaan, cobalan mengkonsumsi jahe untuk alternatif penyembuhan.

Kami sarankan untuk meminum wedang jahe 2 kali dalam sehari.

2. Mencegah Peradangan

Pada dasarnya tumbuhan yang memiliki minyak esensial dan kandungan gingerol memiliki manfaat untuk meredakan atau mencegah peradangan. Gingerol bertugas sebagai anti inflamasi yang dapat mencegah radang tenggorokan.

Jahe juga diperkirakan dapat menghambat unsur yang berada didalam proses inflamatori tubuh seperti leukosit, kondrosit, kemokin dan sitokin.

Cobalah untuk mengkonsumsi ekstrak jahe sebagai sarana mengobati masalah tersebut, saat ini sudah banyak produk kemasan yang memiliki komposisi ekstrak jahe.

3. Mengurangi Rasa Sakit Pada Otot

manfaat jahe

Manfaat jahe selanjutnya yaitu mengurangi rasa sakit pada otot seperti rematik. Mengkonsumsi jahe dapat mengurangi rasa sakit pada otot, setelah olahraga terkadang otot kita merasakan nyeri, nah mengkonsumsi jahe secara teratur dapat mengurangi rasa nyeri otot tersebut sampai 20% (menurut sebuah penelitian di Universitas Georgia).

Begitu pula halnya dengan para wanita yang sedang menstruasi atau haid, biasanya pada saat “penyakit” tersebut datang mereka akan merasakan nyeri pada otot ototnya.

Mengkonsumsi jahe secara teratur bisa juga meredakan rasa nyeri tersebut hingga 59%. Jahe punya jenis nutrisi yang sifatnya inflamasi (membentuk otot baru).

4. Melindungi Anda dari Penyakit Kanker

Nah, sebelumnya kita sudah bahas sedikit tentang senyawa gingerol yang dapat meredakan peradangan. Manfaat lainnya dari senyawa gingerol adalah mencegah pertumbuhan dari sel kangker. Serta kandungan minyak asteri yang dapat mencegah masuknya penyakit radikal bebas, salah satunya penyakit kanker.

Salah satu Universitas di Amerika Serikat pernah melakukan uji coba kepada 10 ekor tikus yang mengalami tumor, dimana sebagian tikus diberikan zat gingeriol dan sebagian yang lainnya tidak.

Hasilnya cukup mengejutkan, setelah beberapa minggu, tikus yang tidak diberikan zat gingeriol terpaksa disuntik mati karena pertumbuhan tumornya lebih cepat dibandingkan tikus yang diberi zat gingeriol.

Dari hasil penelitian tersebut bisa ditarik kesimpulan bahwa senyawa gingeriol berfungsi juga untuk mengurangi penyebaran sel tumor dalam tubuh baik yang belum maupun yang sudah dioperasi dan tidak dapat dioprasi (karena sudah memasuki stadium tertentu).

Untuk kamu yang tidak ingin terkena kanker, mulailah rajin mengkonsumsi jahe dari sekarang ya Gens 🙂

5. Manfaat Jahe untuk Menyembuhkan Batuk

manfaat tanaman jahe
bobo(dot)grid(dot)id

Rasa hangat pada jahe selain dapat meredakan radang tenggorokan bisa sekaligus menyembuhkan batuk.

Untuk kamu yang batuk, segeralah mengkonsumsi wedang jahe atau ekstrak jahe lainnya, agar batukmu cepat sembuh.

6. Mengurangi Rasa Mual

Pernah merasakan mual saat berkendaraan, nah ada baiknya kalian sediakan permen jahe saat bepergian. Jahe juga berguna untuk mengurangi dan menghilangkan rasa mual yang disebabkan oleh berbagai hal, bukan hanya saat berkendaraan saja loh yaa hehe… Bisa jadi saat sedang vertigo, morning sickness, dan rasa mual selepas operasi.

7. Membantu Detoksifikasi

Manfaat jahe berikutnya adalah untuk Detoks. Ketika mengkonsumsi jahe, keringat tubuh akan terpicu untuk keluar (istilahnya diaphoretic), hal tersebut berguna untuk detoks (mengeluarkan racun) didalam tubuh kita.

Aliran darah didalam tubuh juga bisa didetoks oleh jahe, karena senyawa gingerol bersifat antioagulan yang berguna untuk pencegahan darah menjadi gumpalan. Sehingga resiko penyumbatan pembulu darah dapat di antisipasi dan aliran darah menjadi lancar.

Untuk kamu yang ingin lancar peredaran darahnya, ayo mulailah rajin mengkonsumsi ekstrak jahe, jangan sampai menyesal dikemudian hari.

8. Jahe dapat Mencegah Penyakit Kulit

Keringat yang keluar berfungsi juga untuk melindungi kulit anda akibat infeksinyang disebabkan oleh mikro organisme. Menurut sebagian ahli kulit, protein dermicidin pada jahe dapat melindungi tubuh dari bahaya penyakit kulit seperti e coli, jamur, kadas, kurap, staphylococcus dan lain lain.

9. Manfaat Jahe untuk Sakit Kepala

Manfaat jahe lainnya adalah mengobati rasa sakit kepala atau pusing (Prostaglandin). Minyak esensial dalam jahe juga bisa untuk mengobati rasa sakit kepala, jika kepala kalian terasa penat oleh aktifitas harian yang padat atau hiruk pikuk pekerjaan, cobalah untuk mengkonsumsi permen jahe agar pikiran kamu kembali tenang dan rileks.

10. Menghilangkan Bau Mulut

Manfaat jahe berikutnya adalah menghilangkan bau mulut. Bau mulut mengurangi rasa percaya diri, sehingga membuat para penderitanya merasa minder, untuk kamu yang memiliki masalah yang satu ini, cobalah untuk rutin berkumur dengan air jahe minimal 1 hari sekali.

Kandungan vitamin C yang ada didalamnya dapat mengurangi dan menghilangkan bau mulut.

11. Mengendalikan Kadar Kolesterol Dalam Tubuh

Manfaat jahe yang terakhir yang akan kita bahas adalah jahe berguna untuk mengendalikan kadar kolestrol dalam tubuh.

Untuk kamu yang takut dengan bayang bayang penyakit kolestrol, ada baiknya mulai sekarang kamu antisipasi dengan mengkonsumsi jahe secara rutin, baik sepekan 1-3 kali. Jahe berfungsi untuk mengurangi (hipertensi atau tekanan darah tinggi) dan menurunkan kadar kolesterol  darah secara keseluruhan terutama kadar kolesterol Jahat atau Low Density Lipoprotein (LDL).

Demikianlah info Manfaat Jahe untuk kesehatan, jangan lupa untuk rajin rajin juga berolahraga agar tubuhmu sehat dan bugar.

 

Tinggalkan komentar

%d blogger menyukai ini: