Rangkuman Kisah Nabi Ibrahim Dari Lahir Hingga Akhir Hayat

Kisah Nabi Ibrahim yang mendapatkan tempat istimewa di sisi Allah SWT serta termasuk ke dalam nabi ulul azmi. Kelima nabi yang mendapatkan gelar ulul azmi adalah mereka yang diberi keistimewaan lebih oleh Allah SWT. Nabi Ibrahim diuji oleh Allah SWT dengan ujian yang sangat jelas di atas kemampuan manusia pada umumnya.

Beliau diutus menjadi Nabi dan Rosul untuk mendakwahi sebuah kaum yang musyrik kepada Allah. Dan yang terkenal ialah bagaimana dakwah beliau kepada seorang raja yang zholim pada zamannya, yaitu raja Namrud.

Kisah Kelahiran Nabi Ibrahim

kisah kehidupan nabi ibrahim dan dakwah beliau kepada kaumnya serta kisah keluarga nabi ibrahim as
ilustrasi kelahiran

Kisah Nabi Ibrahim yang pertama kita bahas adalah mengenai kelahiran beliau. Beliau dilahirkan dari keturunan seorang ayah bernama Azar, yang merupakan pembuat patung (berhala). Sebagai calon Rasulullah, Nabi Ibrahim dilahirkan dengan ilham yang kelak akan membuatnya mengetahui jika yang dilakukan oleh ayahnya dan kaum yang menyembah berhala adalah perbuatan musyrik.

Ketika Nabi Ibrahim beranjak dewasa, Allah memberikan petunjuk sehingga Nabi Ibrahim dapat mengenal Allah SWT. Sejak kecil pun Nabi Ibrahim sudah dibekali dengan kecerdasan yang luar biasa.

Nabi Ibrahim adalah utusan Allah untuk mengelurkan kaumnya dari kegelapan serta beriman kepada Allah.

Allah SWT menurunkan lembaran-lembaran (suhuf) yang di dalamnya berisi nasihat, suhuf serta hukum-hukum yang kemudian digunakan untuk mengajari kaumnya mengenai dasa-dasar agama.

Nabi Ibrahim menasihati kaumnya agar beriman kepada Allah dan menjauhi segela perbuatan tercela.

Dalam Al-Quran surat Maryam ayat 42-45 disebutkan bahwa suatu ketika Nabi Ibrahim pulang ke rumahnya dan bekata kepada sang ayah.

“Ayahku, mengapa engkau menyembah patung yang tidak dapat melihat, mendengar dan tidak dapat menolong sama sekali?”.

Nabi Ibrahim juga berbicara kepada ayahnya bahwa dirinya sudah mendapatkan ilmu pengetahuan yang tidak diketahui oleh sang ayah. Nabi Ibrahim meminta ayahnya untuk berhenti menyembah setan yang durhaka kepada Allah.

Sang ayah pun ternyata menolak mentah-mentah ajakan Nabi Ibrahim. Dengan murka sang ayah berkata kepada Nabi Ibrahim untuk berhenti membenci tuhannya (berhala), jika tidak behenti Nabi Ibrahim akan dirajam dan diusir dari rumah.

Sebaliknya Nabi Ibrahim menjawab murka sang ayah dengan doa yang sangat baik agar Allah SWT melimpahkan keselamatan kepada sang ayah.

Sebelum itu, pada saat remaja Nabi Ibrahim diminta oleh ayahnya untuk menjajakan atau menjual berhala yang telah dibuat oleh sang ayah. Karena sudah mendapatkan ilham dari Allah SWT, Nabi Ibrahim pun menuruti perintah ayahnya dan melaksanakan dengan bermalas-malasan.

Bahkan Nabi Ibrahim menawarkan berhala tersebut dengan kalimat ejekan “Siapa yang akan jadi pembeli patung tidak beguna ?”.

Meskipun ayahnya adalah seorang kafir, namun Nabi Ibrahim tetap menghormatinya serta menghadapi sikap ayahya dengan penuh kesabaran.

Ini juga yang patut kita teladani dari sifat beliau. Kita sebagai anak harus tetap hormat kepada orang tua, walau mereka adalah orang kafir sekalipun.

Selama dalam batas menghormati orang tua itu tetap dianjurkan, asalkan kita tidak menuruti perinta mereka untuk menyembah kepada selain Allah.

Proses Dakwah Nabi Ibrahim

kisah kehidupan nabi ibrahim dan dakwah beliau kepada kaumnya serta kisah keluarga nabi ibrahim as

Kisah Nabi Ibrahim selanjutnya mengenai perjalanan dakwah beliau kepada masyarakat Babil dan Hiran. Penduduk Babil adalah mereka yang menyembah berhala sedangkan penduduk Hiran adalah mereka yang menyembah bintang-bintang.

Kepada penduduk Hiran Nabi Ibrahim mengajak untuk berpikir dan memandangi benda-benda yang ada di langit. Nabi Ibrahim mengatakan kepada penduduk Hiran untuk berpikir apakah pantas benda-benda tersebut disembah dan di-Tuhankan.

Dalam Al Quran surat Al-An’am 74-78, mengkisahkan tentang perjalanan beliau mencari Tuhan.

Dituliskan bahwa ketika melihat bintang Nabi Ibrahim bertanya apakah bintang tuhannya, namun setelah bintang tenggelam Nabi Ibrahim mengatakan tidak suka kepada sesuatu yang tenggelam.

Hal tersebut juga sama terjadi ketika Nabi Ibrahim melihat rembulan yang tenggelam, sesungguhnya jika rembulan yang tenggelam tidak memberikan petunjuk maka Nabi Ibrahim akan tersesat.

Dan pada akhirnya ketika melihat matahari tenggelam Nabi Ibrahim menyerukan jika dirinnya melepaskan diri dari segala yang disekutukan atau disembah oleh kaumnya.

Nabi Ibrahim mengajak kaumnya untuk berpikir secara jernih mengenai ketidakpatutan menyembah benda-benda yang ada dilangit. Setelah itu Nabi Ibrahim mengatakan jika dirinya  melepaskan diri dari menyembah bintang, bulan dan matahari.

Nabi Ibrahim menghadapkan dirinya kepada Tuhan yang menciptakan langit, bumi dan seisinya. Nabi Ibrahim juga menyatakan jika dirinya bukan termasuk orang-orang yang mempersekutukan Tuhan.

Dalam Al Quran surat Fushshilat ayat 37 disebutkan jika Nabi Ibrahim mengajak kaumnya untuk tidak menyembah bintang, bulan dan matahari melainkan menyembah Allah yang menciptakan seluruh alam semesta beserta isinya.

Kisah Nabi Ibrahim Menghancurkan Berhala-Berhala

kisah kehidupan nabi ibrahim dan dakwah beliau kepada kaumnya serta kisah keluarga nabi ibrahim as

Kisah ini merupakan kisah yang paling terkenal sepanjang perjalanan dakwah beliau kepada kaumnya.

Berawal ketika tempat peribadatan Babilonia yang sedang luang karena kesibukan masyarakat dalam bekerja. Maka nabi Ibrahim berinisiatif (dengan ilham dari Allah) untuk menghancurkan berhala-berhala yang ada didalamnya.

Di dalam tempat tersebut terdapat berbagaimacam berhala, mulai yang dari kecil-kecil hingga yang paling besar sekalipun ada disana.

Akhirnya beliau masuk dan melihat secara menyeluruh berhala-berhala yang ada didalamnya. Dan akhirnya beliau menghancurkan seluruh berhala tersebut kecuali yang paling besar diantara berhala-berhala tersebut.

Kemudian Nabi Ibrahim meletakan kapak (untuk menghancurkan berhala) di leher berhala yang paling besar.

Lalu saat kaum Babilonia datang ketempat peribadatan tersebut, mereka kaget dan marah melihat berhala-berhala mereka sudah hancur dan rusak.

Mereka semua menyimpulkan bahwasannya yang melakukan ini semua ialah Nabi Ibrahim. Segeralah dipanggil Nabi Ibrahim untuk mempertanggungjawabkan kelakuannya itu.

Terjadilah dialog singkat yang kurang lebih seperti ini.

“Hey Ibrahim, mengapa engkau menghancurkan sesembahan kami?”

“Apa bukti kalian sehingga menuduhku mengancurkan tuhan kalian?” jawab Nabi Ibrahim.

“Kalau bukan kau siapa lagi?”, sahut mereka.

“Coba kalian tanyakan kepada berhala yang paling besar itu, karena kapaknya berada disitu. Mungkin dia yang melakukannya”. Tegas nabi Ibrahim sambil menunjuk berhala yang paling besar.

Para petinggi kaum itu sontak menjawab, “Mana mungkin itu bisa dilakukan, berhala-berhala itu tidak bisa bergerak dan berbuat apa-apa.”

Lalu Nabi Ibrahim pun menjawab dengan jawaban yang menohok “lalu, kenapa kalian semua menyembah patung (berhala) yang tidak bisa berbuat apa-apa? Bahkan terhadap diri mereka sendiri, apalagi untuk kalian.”

Maka diantara kaum Babilonia tersebut ada yang mulai ragu dengan sesembahan mereka, dan mulai mencapat cahaya hidayah dari Allah SWT.

Kisah Nabi Ibrahim Dibakar Hidup-Hidup

kisah kehidupan nabi ibrahim dan dakwah beliau kepada kaumnya serta kisah keluarga nabi ibrahim as
ilustrasi

Melihat semakin meluasnya dakwah Nabi Ibrahim, raja Namrud pun gelisah. Banyak diantara rakyat raja Namrud mempertanyakan tuhan yang patut disembah setelah mendengar dakwah dan seruan dari Nabi Ibrahim.

Raja namrud pun semakin gelisah dan memerintahkan para pengikutnya yang setia untuk menangkap Nabi Ibrahim. Nabi Ibrahim dihukum mati dengan dibakar secara hidup-hidup. Ketika api dinyalakan raja namrud dan pengikutnya tertawa terbahak-bahak. Namun Allah tidak menghendaki Nabi Ibrahim kalah dengan raja namruh pada saat itu.

Ketika api padam, Nabi Ibrahim keluar tanpa luka sedikitpun. Allah menunjukkan kuasaNya kepada raja namrud dan para pengikut setianya.

Dan semenjak saat itu, para pengikut raja namrud pun berbalik menjadi beriman kepada Allah serta selalu berada di jalan yang lurus. Sedangkan raja namrud tetap ingkar dan semakin membangkang kepada Allah.

Allah memberikan azab kepada raja namrud dengan nyamuk luar biasa yang masuk ke dalam hidung. Nyamuk tersebut masuk ke dalam tubuh dan dan menggigiti raja namrud hingga meninggal. Pada akhirnya raja namrud pun meninggal dengan sangat tersiksa.

Kisah Keluarga Nabi Ibrahim

kisah kehidupan nabi ibrahim dan dakwah beliau kepada kaumnya serta kisah keluarga nabi ibrahim as
Ilustrasi

Nabi Ibrahim dikarunia seorang anak dari pernikahan beliau dengan Hajar, setelah sekian lama menunggu untuk memiliki keturunan. Akhirnya Allah menitipkan seorang anak yang sholeh bernama Ismail. Sama seperti ayahnya, Ismail pun ditunjuk Allah sebagai Nabi dan Rosul.

Ketika Nabi Ismail sudah beranjak remaja, Nabi Ibrahim mendapatkan mimpi yang sangat aneh.

Dalam mimpi tersebut Nabi Ibrahim diperintahkan oleh Allah untuk menyembelih Nabi Ismail. Mimpi seorang Nabi merupakan cara Allah untuk menunjukkan perintah dan memberi wahyu.

Sungguh berat ujian yang diterima oleh Nabi Ibrahim. Beliau pun sempat berkonsultasi kepada Ismail tentang pendapatnya mengenai mimpi beliau.

Ismail pun tanpa ragu untuk menyuruh ayahnya melakukan perintah dari mimpi tersebut.

Karena ketaatannya Nabi Ibrahim pun dengan ikhlas menjalankan perintah Allah untuk menyembelih Nabi Ismail. Namun saat ingin disembelih, Allah menggantikan Nabi Islamil dengan seekor lembu (hewan kurban).

Bayangkan taatnya Nabi Ibrahim kepada perintah Allah, walaupun harus mengorbankan anak beliau yang selama bertahun-tahun beliau nantikan kedatangannya.

Cobaan yang amat berat tentang keluarganya merupakan cerita kesabaran dari Kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS. (Baca kisah Nabi Ismail)

Semoga kita bisa meneladani beliau didalam kesabarannya terhadap perintah yang Allah berikan. Aminn…

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: