Contoh Karya Tulis Ilmiah Sederhana Teknologi Informasi

Contoh KTI Sederhana – KTI Atau biasa disebut dengan nama Karya Tulis Ilmiah. Merupakan salah satu bentuk tugas yang biasa diberikan oleh guru- guru di dunia pendidikan saat ini. Khususnya mereka yang sudah memasuki jenjang menengah atas dan perkuliahan.

Membuat karya tulis ilmiah sendiri tidak lah mudah dan perlu data yang sesuai dengan keadaan. Tidak bisa dikarang bebas seperti halnya cerita fiksi / dongeng belaka.

Ada namanya proses pengumpulan data, pengamatan lapangan, survei dengan cara memberikan quisioner atau wawancara dan proses- proses yang lainnya. Sehingga hasil karya tulis ilmiah tersebut dapat dipertanggungjawabkan

Serta dalam penyusunannya pun harus dilakukan secara sistematis dan terstruktur, sesuai dengan kaidah- kaidah umum karya tulis. Seperti harus netral, objektif, serta logis. Menggunakan bahasa baku dan tidak bersifat ambigu.

Pengertian Karya Tulis Ilmiah (KTI)

contoh KTI sederhana

KTI atau Karya Tulis Ilmiah merupakan sebuah karya tulis yang bersifat ilmiah. Ilmiah sendiri memiliki arti bisa dipertanggungjawabkan hasil karya tersebut, memenuhi kaidah penulisan sebuah karya tulis, merupakan karya mandiri (bukan hasil plagiat karya orang lain).

Macam-Macam Karya Tulis Ilmiah (KTI)

contoh KTI sederhana
source: prox art

Karya tulis ilmiah sendiri bermacam-macam jenisnya mulai dari laporan penelitian, tugas akhir atau skripsi, tesis, detertasi, makalah, jurnal, literatur, dan lain-lain. Namun diantara itu semua karya ilmiah yang paling banyak dicari ialah tentang penelitian.

Tahapan Membuat KTI

contoh KTI sederhana

Untuk menghasilkan karya tulis ilmiah yang baik, ada tahapan yang perlu dijalani sebagai prosesnya. Hal tersebut juga untuk membuat jam terbang kamu lebih baik lagi. Sehingga ketika ingin membuat karya tulis baru, kamu sudah terbiasa atau minimal sudah ada gambaran dalam membuat karya tulis ilmiah (KTI).

  • Pemilihan Tema

Hampir setiap ingin membuat tulisan, tahap awal yang dijalani ialah memilih tema. Tema yang dipilih pun tidak bisa sembarangan, harus sesuai dengan tujuan KTI tersebut dibuat.

Sebagai core/ inti dari sebuah tulisan, tema merupakan hal yang krusial. Untuk itu carilah tema yang menarik sehingga para pembaca menikmati karya tulis kamu.

  • Latar belakang

Setelah menentukan tema apa yang akan kamu buat karya tulisnya, tahap selanjutnya ialah membuat latar belakang. Latar belakang sendiri untuk mengidentifikasi masalah yang menyebabkan karya tulis ilmiah tersebut harus dibuat.

Berikan informasi/ data pendukung dengan referensi tentang masalah tersebut dan penelitian/ karya tulis terkait yang mirip dan pernah dibuat.

Serta data pendukung dengan penelitian terkait (apa yang sudah dibuat, dan apa yang belum dibuat sehingga akan dibuat dalam penelitian ini).

  • Perumusan Masalah

Perumusan masalah ini bisa disampaikan dalam bentuk pertanyaan dan tidak ada pembatasan jumlah minimal atau maksimal pertanyaan yang diajukan.

  • Manfaat dan Tujuan

Setiap karya tulis pasti memiliki manfaat dan tujuan. Tidak mungkin kamu membuat suatu karya tulis tetapi tidak bermanfaat dan tidak memiliki tujuan apa- apa bukan?

Biasanya tujuan berisi kegiatan yang dilakukan oleh pembuat karya tulis tersebut (bisa peneliti atau mahasiswa) untuk menjawab rumusan masalah yang ada. Dan manfaat berisi dampak positif bagi keilmuan, masyarakat, organisasi tertentu, jika penelitian (karya tulis ilmiah/ KTI) tersebut selesai dilaksanakan/ dibuat (output penelitian selesai dibuat).

  • Batasan Masalah

Setiap karya tulis juga memiliki batasan-batasan tulisannya. Hal tersebut dibutuhkan agar pembahasan tidak melebar ke mana-mana dan sudah keluar dari jalur tema yang dipilih.

Maka dari itu batasan perlu dibuat agar para penulis menjadi lebih fokus terhadap hal yang ia bahas saja.

Batasan masalah sendiri berisikan tentangi batasan cakupan studi penelitian / fitur aplikasi yang akan dibuat / sisi pembahasan organisasi, dan lain- lain.

Batasan masalah boleh berupa tools yang digunakan (namun perlu dijelaskan kembali di bagian metodologi). Dan hal-hal/ poin- poin yang sudah dijelaskan dan dinyatakan dalam judul atau latar belakang tidak perlu ditulis jadi batasan masalah.

  • Metode Penelitian

Berikan pemaparan jenis metode penelitian yang digunakan (ekperimental, deskriptif , observasi dll ) dan hipotesis ( hipotesis tidak harus ada).

Contoh KTI Sederhana Tentang Sosial Media

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Perkembangan teknologi saat ini sudah sangat pesat dan menyebar secara merata di kota-kota besar. Masyarakat kota dan sebagian desa sudah menggunakan media internet untuk mencari informasi dan komunikasi. Tidak hanya itu, mereka juga menggunakannya untuk saling mengenal dan mencari eksistensi diri, salah satunya dengan menggunakan media sosial Instagram. Instagram sendiri merupakan aplikasi berbagi foto yang kaya fitur dan tools, mudah digunakan oleh berbagai kalangan usia, muda, dewasa, dan orang tua saat ini sudah begitu eksis di dunia Instagram. Bukan hanya “pamer” foto semata, Instagram juga bisa digunakan sebagai sarana berjualan untuk meraup keuntungan, atau bisa juga untuk iklan sebuah jasa/ produk tertentu. Saat ini sudah marak istilah endorse, seorang publik figure atau istilahnya SelebGram (Selebriti Instagram) sudah bisa menghasilkan uang hanya dengan mengiklankan sebuah produk di akun Instagramnya. Tentunya dengan perjanjian yang sudah disepakati antara pengiklan dan selebgram tersebut.

Pada penelitian kali ini, penulis akan meneliti serta menganalisa dampak (baik positif dan juga negatif) dari Instagram terhadap kehidupan anak remaja saat ini.

1.2 Perumusan Masalah

Masalah yang diangkat dalam penelitian ini yaitu:

  1. Apa itu Sosial media serta kegunaannya?
  2. Mengapa anak remaja saat ini banyak yang menggunakan sosial media?
  3. Apa sajakah dampak yang ditimbulkan (positif dan negatif) bagi para pengguna sosial media dikalangan remaja?

1.3 Tujuan Dan Manfaat Penelitian

Adapun tujuan dan manfaat penelitian ini adalah sebagai berikut:

1.3.1 Tujuan

  1. Memberikan pengertian tentang sosial media
  2. Dan menjelaskan tentang dampak yang ditimbulkan bagi para pengguna sosial media di kalangan remaja saat ini.

1.3.2 Manfaat

  1. Penulis memperoleh pengetahuan tentang sosial media sosial media.
  2. Mengetahui alasan para remaja saat ini sangat aktif menggunakan sosial media.
  3. Sebagai bahan orang tua dalam mengawasi putra putrinya ketika memiliki gadget/ smartphone.

1.4 Batasan Masalah

Untuk penelitian terkait sosial media ini hanya dibatasi dengan aplikasi sosial media berbagi foto dan video Instagram.

BAB II

KAJIAN LITERATUR

Pada bab ini akan membahas berbagai teori sebagai bahan landasan untuk mendukung penelitian ini. Literatur pada penelitian memuat teori-teori atau konsep-konsep dasar yang diambi dari beberapa sumber yaitu berupa artikel, jurnal, e-book, buku, dan tugas akhir sebelumnya yang berkaitan dengan penelitian ini.

2.1 Sosial Media

contoh KTI sederhana

Sosial media merupakan sebuah alat/ tools/ perangkat untuk saling bersosialisasi dan komunikasi antara satu orang dengan orang lainnya yang dilakukan secara langsung menggunakan media internet. Serta memungkinkan setiap orang saling berinteraksi tanpa dibatasi ruang dan waktu.

2.1.1 Jenis-Jenis Sosial Media

Saat ini banyak sekali jenis sosial media yang bisa diakses melalui gadget kita. Hanya tinggal bermodalkan paket data/ internet saja kita sudah bisa berselancar di dunia media sosial secara realtime.

Diantara jenis-jenis sosial media saat ini ialah Instagram, Facebook, Youtube, Twitter, SnapChat, ask.fm, serta macam-macam aplikasi chating sperti telegram, whatsapp, line dan lain-lain

2.2 Instagram

Salah satu aplikasi sosial media populer saat ini adalah Instagram. Aplikasi tersebut memiliki fitur berbagi foto dan video yang bebas di upload/ dibagikan oleh para penggunanya. Saat ini aplikasi instagram sudah bisa di unduh (download) di play store maupun app store secara free alias gratis. Didalamnya terdapat berbagai macam cara interaksi terhadap pengguna lainnya seperti comment, like, share, follow, block, filter, mention, tag, dan berbagai macam hal lainnya.

BAB III

METODE PENELITIAN

Pada penelitian ini penulis menggunakan metode penelitian kuantitatif, dimana data indikator pendukung lainnya akan dijelaskan pada bagian selanjutnya.

3.1 Jenis Penelitian

Jenis penelitian yang diambil adalah dampak sosial media Instagram terhadap interaksi anak remaja saat ini.

3.2 Metode Pengumpulan Data

contoh KTI sederhana

Di dalam pengerjaan karya tulis ini, metode yang digunakan dalam pengumpulan data yaitu metode deskriptif kualitatif yang bertujuan untuk mengungkapkan kejadian atau fakta yang terjadi saat penelitian dilakukan. Metode tersebut dijabarkan melalui proses:
a) Observasi
Melakukan pengamatan secara langsung terhadap aktivitas anak SMA Suka Asih.
b) Dokumen Analisis
Hasil dari observasi yang berupa data analisa kemudian didiskusikan dengan wali murid untuk menerapkan sistem penggunaan sosial media Instagram yang bermanfaat.
c) Studi Pustaka
Penulis melakukan tinjauan pada buku, literature atau bahan referensi yang lain, yang berkaitan dengan sosial media, IT, dan yang berkaitan dengannya.

3.4 Lingkungan Penelitian

Lingkungan pengembangan penelitian ini adalah di Sekolah Menengah Atas Suka Asih, yang beralamat di jalan Raya Narongong KM.23,8 Cileungsi, Bogor 16820.

3.5 Studi Kasus

Populasi yang penulis targetkan yaitu SMA Suka Asih kelas XII A.

BAB IV

PEMBAHASAN DAN EVALUASI

4.1 Sejarah Instagram

contoh KTI sederhana

Awal mula lahirnya instagram berasal dari perusahaan bernama Burbn, inc. Perusahaan tersebut merupakan start up yang berbasis pengembangan teknologi smartphone. Hingga akhirnya mereka meluncurkan aplikasi berbagi foto dan video bernama Burbn yang akhirnya saat ini kita kenal dengan nama Instagram

4.1.1 Nama Instagram

Nama Instagram sendiri berasal dari 2 suku kata yaitu kata “insta” yang artinya instan dan “Gram” yang merupakan potongan dari kata “telegram”. Jadi Instagram merupakan gabungan dari kata instan dan telegram.

4.2 Dampak Positif Instagram

  • Sebagai media kenangan foto atau video
  • Sebagai media bertukar cerita dan pengalaman lewat caption (keterangan pada gambar / video)
  • Bisa menjadi jalan mendapatkan penghasilan jika digunakan untuk bisnis

4.3 Dampak Negatif Instagram

  • Bisa berdampak ke masalah mental seperti depresi, stress, cemas, takut kudet (kurang update), dll.
  • Masalah kurang percaya diri dengan tampilan apa adanya
  • Bersifat boros jika tidak dimanfaatkan dengan baik
  • Jika berlebihan bisa berdampak pada kesehatan
  • Rawan Iri, dengki dan sombong
  • Bisa menjadi media penipuan bisnis
  • Dan lain-lain

4.4 Evaluasi Penggunaan Instagram

  1. Jangan dijadikan ajang pamer kesombongan
  2. Hindari hal-hal yang bersifat pornografi dan SARA
  3. Junjung tinggi tatakrama budaya kita yang ketimuran
  4. Hormati orang lain
  5. Update sesutu yang berguna saja

BAB V

PENUTUP

4.1 Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan bahwa sosial media Instagram memiliki 2 sisi seperti mata uang, yaitu positif dan negatif. Alangkah baiknya jika digunakan secara proporsional sesuai dengan kebutuhan yang ada.

4.2 Saran

Sebaiknya ada penelitian lebih lanjut terkait media sosial yang lainnya, seperti youtube, facebook, Twitter dan lain-lain. Hal tersebut berguna untuk dunia pendidikan saat ini.

Demikianlah contoh KTI sederhana mengenai pengaruh sosial media Instagram untuk kalangan anak remaja. Semoga bermanfaat 🙂

 

 

 

 

Tinggalkan komentar

%d blogger menyukai ini: