√Cara Simpel Ternak Cacing Sutra | Untung Jutaan Rupiah

Budidaya Cacing Sutra – Cacing sutra atau cacing rambut atau bisa juga disebut dengan nama Tubifex dalam istilah sains. Jenis cacing ini merupakan salah satu yang paling banyak dibudidayakan (diternakan), karena pangsa pasar yang cukup luas dapat dijangkau jika berbisnis cacing sutra ini.

Ukuran cacing ini merupakan yang paling kecil dan lembut serta lunak, dibandingkan dengan jenis cacing pada umumnya.

Ukuran cacing ini bahkan rata rata hanya berkuruan 1 cm saja, hal tersebut menjadikan cacing ini komoditas pangan untuk hewan kecil seperti ikan, itik, ayam, bebek, dll.

Kamu bisa menjumpai jenis cacing ini di tempat tempat berair, seperti sungai, got, sawah, dan rawa rawa, karena tubuhnya sangat mungil maka cacing sutra ini hanya punya saluran pencernaan disekitar mulutnya yang membentuk rongga kecil dengan jumlah 20-50 ruas.

Biasanya cacing sutra hidup dengan cara berkelompok atau berkoloni, hampir tidak pernah kita jumpai cacing ini hidup sendirian kaya kamu, eh.

Cacing sutra memiliki warna merah kecoklatan serta ada juga yang memiliki warna coklat muda.

Ada banyak zat gizi yang terdapat di cacing ini, tidak heran jika para peternak ikan, unggas atau hewan kaki 4 memberikan pakan tambahan berupa cacing sutra ini.

Sama seperti hewan cacing pada umumnya, cacing sutra juga buta alias tidak memiliki indra penglihatan.

Berikut kami tampilkan kisah sukses juragan cacing sutra yang sudah merasakan hasil positif dari bisnis ini:

 

Manfaat Cacing Sutra

budidaya cacing sutra

Berikut beberapa manfaat dari cacing sutra ini:

  • Indikator tanah subur dan bagus untuk bercocok tanam
  • Untuk pakan ternak, seperti belut, ikan-ikan kecil (cupang, anak ikan, dll), lele, dst.
  • Daging hewan yang diberi pakan cacing sutra lebih berkualitas.

Beberapa manfaat tersebut membuat harga dari cacing ini cukup lumayan dibandingkan jenis pakan lainnya semisal pellet, untuk 1 kg cacing sutra saja bisa mencapai harga 10 rb sampai 30 ribuan, sesuai dengan kualitasnya.

Cara budidaya cacing sutra ini pun tergolong mudah, caranya hampir sama seperti cara budidaya cacing tanah.

Kalo kamu kurang cocok dengan budidaya cacing sutra ini, tidak ada salahnya mencoba budidaya cacing tanah atau bisa juga 22 nya kamu lakukan.

Kandungan Gizi Cacing Sutra

 

Diantara gizi yang ada dalam cacing sutra ialah protein, mineral, dll. Gizi yang terkandung dalam cacing sutra membuatnya menjadi bahan utama untuk kebutuhan pakan ternak atau obat obatan, tak heran jika banyak permintaan di pasar untuk memenuhi kebutuhan supply.

Tempat Budidaya Cacing Sutra

Untuk tempat budidaya cacing tanah ini kamu bisa memilih 3 opsi, yaitu:

Tempat Semi Permanen:

budidaya ternak cacing sutra

Tempat semi permanen ini biasanya digunakan oleh peternak yang tidak memiliki lahan yang luas, mereka menggunakan media ember, drum atau galon sebagai tempat budidayanya. Caranya dengan membuat secara susun agar aliran air terlus mengalir setiap waktu.

Jangan lupa pula untuk membuat aliran air keluar untuk memudahkan kamu dalam mengganti air atau membuang kotoran cacing sutra ini.

Tempat Permanen:

budidaya ternak cacing sutra

Untuk tempat permanen biasanya memerlukan lahan yang cukup luas dan juga merogoh kocek yang tidak sedikit. Kamu juga harus pintar pintar meletakan cacing sutra sesuai dengan katagori yang dipilah.

Pembuatan Media Budidaya Cacing Sutra

Media yang dimaksud memiliki fungsi untuk tempat hidup cacing sutra sesuai dengan kondisi habitat aslinya, adapun medianya bisa menggunakan 2 cara yaitu dengan air bersih saja dan menggunakan lumpur tanah.

Budidaya Cacing Sutra Dengan Air Bersih

Ada beberapa aspek yang harus diperhatikan oleh kamu yang ingin melakukan budidaya cacing sutra dengan media air saja, yaitu:

  • Sediakan tempat plastik untuk wadahnya, bisa baskom, ember atau drum yang dipotong menjadi 2 bagian.
  • Dibuat bersusun 2-3 lantai agar elok dipandang.
  • Bolongkan bagian sudut dibawahnya agar air bisa terus mengalir dan berikan saringan agar cacing tidak ikut mengalir.
  • Lakukan putaran air secara terus menerus.

Keuntungan dari cara ini adalah salah satunya dapat menghemat uang dan waktu kamu, karena tidak perlu mencari lumpur.

Budidaya Cacing Sutra Dengan Lumpur

Jika kamu ingin membudidayakannya dengan media lumpur, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, yaitu:

  • Gunakan lumpur yang baik (tidak mengandung logam atau limbah apapun)
  • Bisa menggunakan lumpur pada area persawahan atau rawa rawa
  • Tetap dialiri dengan air bersih.

Note: Kamu juga bisa kok menggunakan 2 media tersebut secara bersamaan, intinya disesuaikan saja dengan kebutuhan dan kemampuan kamu.

Bibit Cacing Sutra

budidaya cacing sutra

Selanjutnya yang akan kita bahas adalah prihal bibit yang digunakan untuk ternak budidaya cacing sutra ini, Untuk mendapatkan benih cacing sutra ini sebenarnya cukup gampang, kalo mau lama kamu tinggal cari secara manual di sawah hehe

Tapi kalo mau cepat bisa dibeli langsung di toko ikan atau beli secara online juga bisa. Harganya cukup beragam, dari 5 ribu sampai 20 ribuan per kilonya.

Namun jika nantinya setelah berjalan bisnis ini dan kamu memilih buat menggunakan bibit secara langsung dari cacing sutra sebelumnya kami sarankan untuk memilih bibit cacing yg berkualitas.

Adapun tahapan kalau kamu mau mendapatkan bibit cacing sutra secara langsung ialah:

  • Pilih yang gerakannya lincah dan gesit dalam setiap gumpalan cacing sutra
  • Pisahkan ketempat lain yang berisikan air bersih
  • Pemisahan ini dilakukan sebagai proses karantina cacing sutra agar terhindar dari hama dan penyakit
  • Waktu karantina 1-2 pekan dan setiap waktu harus dialiri genangan air yang sedikit agar oksigen tetap setabil.

Pemindahan Benih Cacing Sutra

budidaya cacing sutra

Bibit atau benih cacing sutra yang telah dikarantina atau kamu beli sebelumnya bisa dipindahkan kedalam media budidaya yang sudah dipersiapkan sebelumnya.

Tapi ada beberapa hal yang harus diingat, yaitu, lakukan pemindahan dengan menggunakan alat atau sendok, karena cacing ini mudah stress dan hindari penggunaan tangan langsung dalam proses pemindahan, karena dapat mempengaruhi tingkat kegagalan budidaya cacing sutra

Makanan Untuk Ternak Cacing Sutra

budidaya cacing sutra

Sama halnya seperti semua mahluk hidup, cacing sutra juga harus diberi makan. Disarankan untuk memberikan pakan yang sifatnya organik, seperti sayuran dan buah buahan.

Karena cacing sutra menyukai mikro organisme, hal tersebut untuk memudahkan pencernaan cacing sutra.

Gunakan metode fermentasi untuk bahan bahan organik supaya memiliki tekstur lembek serta mudah hancur. Proses tersebut berguna untuk meningkatkan nutrisi pada bahan bahan organik tadi.

Berikut adalah stepnya:

  • Larutkan 1/3 kg gula
  • Kemudian campurkan EM4 kedalamnya hingga larut dan rata
  • Tunggu hingga suhu adem
  • Simpan selama 2 hari ditempat yang tertutup
  • Siapkan pakannya yang akan difermentasi lalu berikan cairan tadi secara merata
  • Tutup dengan rapat dan tunggu 2 hari.
  • Pakan siap disajikan untuk cacing sutra.

Lakukan pemberian makan 1 kali sehari, serta lakukan pergantian menu makanan setiap 2-3 hari, seperti kompos buah, kompos daun, kompos sayur atau bisa juga dengan ampas tahu, karena ampas tahu punya banyak protein yang bermanfaat untuk kebutuhan nutrisi cacing sutra.

Perawatan Proses Budidaya Cacing Sutra

budidaya cacing sutra

Proses perawatan ini sangat krusial karena nantinya akan menentukan proses panen cacing sutra, jika dilakukan secara buruk maka hasilnya pun tidak akan berkualitas, serta sulit untuk dijual kepasaran.

Kamu tidak maukan, sudah capek capek, buang energi dan uang tapi hasilnya malah mengecewakan. Untuk itu kami akan berikan formula agar perawatan cacing sutra tetap terjaga kualitasnya.

Simak baik baik ulasan berikut ini:

  • Langkah pertama adalah selalu mengawasi debit air yang ada dialam tempat budidaya, dan pastikan tidak ada sumbatan dalam aliran air tersebut.
  • Debit air disetiap kolam budidaya tidak lebih dari 3x jumlah cacing sutranya. Hal tersebut untuk menjaga kandungan oksigen dalam air agar tidak berebut.
  • Jangan sampai air dalam kolam budidaya tercampur dengan bahan kimia, karena dapat merusak habitat cacing sutra dan menjadi gagal panen.

Penggantian Media

budidaya cacing sutra

Untuk proses kembangbiak cacing ini tidak terlalu cepat dan pesat seperti halnya cacing tanah, tapi perlu perhatian juga untuk mengganti medianya, jika kamu menggunakan media lumpur maka pergantian media tanam bisa dilakukan setiap 1 – 2 bulan sekali.

Caranya pun cukup mudah, pindahkan seluruh cacing sementara ketempat lain, lalu lumpur lama dipindahkan juga ketempat lain untuk proses penetasan telur dan pengembangan cacing cacing sutra yang baru.

Pembuatan Media Sarang Bertelur

Umunya hewan cacing tergolong hermaprodit yang artinya dapat mengganti kelaminnya sendiri, tapi tetap saja harus memiliki pasangan jika ingin melakukan proses perkembangbiakkan. Tidak bisa membuahi dirinya secara mandiri.

Jika budidaya cacing sutra dirata rata, untuk 500 ekor cacing sutra bisa menghasilkan 100 ribu cacing sutra baru dalam waktu setidaknya 6-12 bulan.

Penanggulangan Hama Cacing Sutra

budidaya cacing tanah

Sama halnya dengan proses budidaya cacing tanah ataupun budidaya tanaman atau sayuran. Ternak cacing sutra juga tidak terlepas dari hama atau gangguan yang ada disekitarnya, hama yang biasanya mengincar cacing tanah sutra pada habitat aslinya adalah burung, tikus, semut, serangga, ayam, bebek, dst.

Proses Panen Cacing Sutra

budidaya cacing sutra

 

Inti dari pemanenan cacing sutra ini yaitu mengurangi jumlah koloni yang ada pada wadah media, jika bagian atas cacing sutra tersebut dicabut maka dengan sendirinya bagian bawahnya akan berkembang biak dan menghasilkan koloni baru kembali.

Dalam 1 wadah kolam cacing tanah biasanya bisa menghasilkan cacing sutra siap panen sebanyak 100-200 ml, budidaya cacing sutra dapat memanen hasilnya pada hari ke 60-70 setelah proses pembibitan dimulai.

Cara lainnya selain memangkas jumlah koloni adalah dengan menggunakan kain untuk menutup seluruh bagian media kolam selama 6-7 jam, nantinya setelah ditutup, para cacing akan mulai membebaskan diri dari koloninya.

Kamu tinggal menyendoknya dan memisahkannya untuk dijadikan pundi pundi uang.

Biasanya para budidaya cacing sutra melakukan proses pembekuan cacing sutra, agar lebih segar dan fresh ketika dijadikan pakan untuk hewan ternak atau ikan ikan kecil.

__

Demikian artikel tentang Budidaya Cacing Sutra, semoga dapat memberikan inspirasi serta gambaran jika kamu ingin berbisnis ternak cacing sutra, jangan lupa untuk selalu berdoa kepada Allah semoga usaha yang kamu jalankan menjadi berkah dan mengasilkan uang yang berlimpah.

Semoga Bermanfaat 🙂

Jangan lupa like dan share ya sob…

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d blogger menyukai ini: