Tata Cara Ibadah Haji Serta Syarat Rukunnya

tata cara ibadah haji, rukun haji, syarat haji, waktu pelaksanaan, jenis-jenis ibadah haji.

Tata Cara Ibadah Haji – Ibadah haji merupakan salah satu rukun islam yang Allah perintahkan kepada umat muslim.

Sebagaimana ibadah lainnya, ibadah haji juga memiliki tata cara, rukun serta syarat yang harus dipenuhi.

Namun, ibadah haji ini diperuntukkan bagi mereka yang memiliki keluangan/kemampuan, baik dalam hal finansial, jasmani, rohani, dan keamanan.

Allah SWT berfirman :

فِيهِ آيَاتٌ بَيِّنَاتٌ مَقَامُ إِبْرَاهِيمَ ۖ وَمَنْ دَخَلَهُ كَانَ آمِنًا ۗ وَلِلَّهِ عَلَى النَّاسِ حِجُّ الْبَيْتِ مَنِ اسْتَطَاعَ إِلَيْهِ سَبِيلًا ۚ وَمَنْ كَفَرَ فَإِنَّ اللَّهَ غَنِيٌّ عَنِ الْعَالَمِينَ

tata cara ibadah haji, rukun haji, syarat haji, waktu pelaksanaan, jenis-jenis ibadah haji.

Tata Cara Ibadah Haji

Berikut ini adalah tata cara ibadah haji yang harus kamu perhatikan jika ingin melaksanakan haji ke tanah suci.

Waktu Pelaksanaan

tata cara ibadah haji, rukun haji, syarat haji, waktu pelaksanaan, jenis-jenis ibadah haji.

Setiap ibadah yang di syariatkan memiliki waktunya sendiri-sendiri, seperti puasa Ramadhan yang hanya dilakukan di bulan Ramadhan saja.

Begitu pula dengan ibadah Haji, waktunya yaitu di bulan Zulhijjah dari tanggal 8 sampai dengan tanggal 12 (ada beberapa kasus yang sampai tanggal 13).

Adapun kegiatan yang dilakukan ialah mulai dari ihram, tawaf, sa’i, lempar jumrah, qurban, mencukur rambut dan ditutup dengan tawaf al wada (perpisahan).

Baca Juga : Keutamaan Bulan Zulhijjah serta Amalan Sunahnya

Syarat Wajib Haji

Pembahasan utama ialah syarat wajib bagi orang yang ingin menunaikan ibadah haji, setidaknya minimal ada 5 syarat wajib, yaitu:

  1. Beragama Islam (Muslim)
  2. Sudah Baligh
  3. Berakal sehat (tidak gila)
  4. Keadaan merdeka (bukan seorang budak)
  5. Mampu, baik secara jasmani, rohani, dan ekonomi.

Rukun Ibadah Haji

tata cara ibadah haji, rukun haji, syarat haji, waktu pelaksanaan, jenis-jenis ibadah haji.

Semua bentuk ibadah memiliki rukun yang harus dan mesti dikerjakan, karena jika tidak ibadah tersebut tidak bernilai ibadah secara hukum dan sia-sia.

Adapun rukun dari ibadah haji itu sendiri ialah:

  1. Niat
  2. Ihram : Menggunakan pakaian ihram pada saat di miqat, ihram ini digunakan juga jika kita ingin melaksanakan ibadah umrah.
  3. Wukuf di Arafah : Berdiam diri di arafah untuk berzikir pada tanggal 9 Zulhijjah hingga terbit fajar di tanggal 10 nya.
  4. Thafaf Ifadhah : Mengelilingi ka’bah sebanyak 7x dimana hajar aswad menjadi titik mulai dan akhirnya. Thawaf ini dilaksanakan setelah aktifitas melempar jumroh di tanggal 10 Zulhijjah.
  5.  Sa’i : Melakukan aktifitas lari-lari kecil dari bukit shofa ke bukit marwa sebanyak 7 kali yang berakhir di bukit marwah. Shofa – Marwa di hitung 1x, Marwa – Shofa dihitung 1 kali. Jika memiliki uzur (halangan) bisa menggunakan kursi roda.
  6. Tahalull : Mencukur rambut setelah melakukan aktifitas sa’i. Seseorang yang sudah selesai aktifitas ihram-nya.
  7. Tertib sesuai urutan tidak boleh asal-asalan.

Wajib Haji

Wajib haji ialah amalan yang masuk kedalam ritual ibadah haji, namun jika ditinggalkan hajinya tetap sah tetapi harus membayar dam (denda).

Kalo rukun haji tadi ada yang ditinggalkan maka hajinya tidak sah.

Adapun wajib haji ialah sebagai berikut:

  1. Bermalam di Mudzalifah (mabit)
  2. Melontarkan Jumrah Aqobah pada tanggal 10 Dzulhijjah
  3. Bermalam (mabit) di Mina pada hari-hari tasyrik (11,12 dan 13 Zulhijjah)
  4. Melontarkan jumroh Ula, Wustho dan Aqabah pada saat hari tasyrik
  5. Thawaf Wada (perpisahan) setelah ingin meninggalkan kota Makkah.

Jenis-jenis Ibadah Haji

Ada beberapa macam ibadah Haji yaitu:

  • Haji Ifrad : Mendahulukan haji kemudian melakukan Umrah disaat masih musim haji.
  • Haji Tamattu’ : Mendahulukan Umrah dulu lalu kemudian melaksanakan Haji dalam satu musim. Jenis ini harus membayarkan dam (denda).
  • Haji Qiran : Melaksanakan ibadah Haji dan Umrah secara bersamaan dalam satu musim. Jenis ibadah haji ini juga harus membayar dam (denda)

Hal-hal Pembatal Ibadah Haji atau Umrah

tata cara ibadah haji, rukun haji, syarat haji, waktu pelaksanaan, jenis-jenis ibadah haji.

Adapun hal-hal yang menjadi pembatal ibadah haji ialah:

  • Salah niat, bukan untuk beribadah kepada Allah
  • Meninggalkan rukun haji
  • Tidak sesuai urutan

Demikianlah ulasan kami tentang tata cara ibadah haji, semoga bagi kamu yang ingin melaksanakan ibadah ini Allah lancarkan dan Allah terima. Dan bagi yang belum semoga Allah mudahkan jalannya untuk kesana, amiinn.

Contoh dan Cara Membuat Surat Perjanjian Sewa Tanah, Ruko, Rumah, Mobil, DLL

Contoh Surat Perjanjian Sewa – Surat perjanjian sendiri merupakan bentuk kesepakatan antara dua belah pihak atau lebih. Yang berisikan tentang hak dan kewajiban masing- masing pihak untuk saling menjaga dan menjalani janji yang sudah ditetapkan di surat tersebut.

Read moreContoh dan Cara Membuat Surat Perjanjian Sewa Tanah, Ruko, Rumah, Mobil, DLL